Shogun 125SP part2

Jumpa kembali sobat......di sini, angkringan sego kucing..(tapi menu nya keras-keras semua ya :D )
setelah kemaren share tentang proses bongkar-bongkar nya, kali ini akan ku teruskan dengan pengcheckan dan juga informasi tentang tool-tool pembantu agar bisa membedah mesin shogun 125sp ini tanpa merusak part-part nya.

antara lain seperti foto berikut ini:
Clutch housing holder untuk yamaha dan suzuki
'kenapa sih musti buat alat lagi ?, ga bisa emang di tahan manual atau ganjal pakai baut aja, buat ngelepas rumah kopling doang kan ? ' iya, memang buat membuka dan memasang rumah kopling ke poros transmisi nya nanti, tanpa alat-alat pembantu ini, pasti kita akan kesulitan untuk membuka dan memasang kembali, dan kalau di ganjal baut, resiko nya besar juga, bisa rumah kopling nya yang pecah atau bagian penahan yang jebol , nahh....meminimalisir hal itu, baik nya kita gunakan special tool seperti ini. untuk proses pembuatan nya, sudah pernah ku bahas di tulisan lawas ku . proses nya sama persis, ga ada yang berbeda. hanya ukuran nya saja yang berbeda untuk yamaha dan suzuki. dan menurut hemat ku, special tool ini bisa di pakai untuk varian bebek suzuki lain nya, karena pasti ukuran nya ga akan jauh berbeda.:
kiri yamaha ; kanan suzuki
bahkan sketch nya pun ternyata masih ku simpan di file ku, foto ini ku buat karena ada kawan di pulau kalimantan yang ingin ikutan buat special tool clutch holder seperti ini. berhubung sekarang ku tuangkan di blog ini, jadi bisa di tiru kawan-kawan yang pengen buat sendiri deh (weww, pede amat nih penulis ndeso :p )  yupp...silahkan bagi kawan-kawan yang pengen jajal berkresasi sendiri, kan alat nya ga mahal, cuma plat strip sepanjang 300-350mm , ketebalan 5mm, juga plat gesek kopling bekas 2 lembar. ukuran nya seperti di bawah ini ya :
atas yamaha ; bawah suzuki
Untuk mendukung proyek bongkar shogun125sp ini ; arsenal peralatan ku juga musti bertambah ternyata, karena trekker magnet untuk suzuki ternyata mirip yang di pakai honda series cub, serta motor batangan yamaha. seperti di bawah berikut ini ya penampakan nya :
kalau ini sih magnet holder, trekker nya ngumper di bawah magnet malahan
ini penampakan lebih jelas nya :
naahhh...jelas sekarang kan tampilan nya
ternyata trekker magnet yang merk nya bisa di lihat di foto di bawah ini, termasuk universal juga, bisa untuk beberapa jenis kendaraan yang di produksi tiga pabrikan berbeda. honda ; yamaha dan suzuki. untuk jelas nya silahkan klik fotonya
universal trekker magnet
Terus...part nya yang di persiapkan untuk penggantian jantung mesin shogun 125sp ini apa aja kah ? pertama adalah bearing kruk as original kodenya 6205 dan 6001. di bawah ini penampakan nya setelah keluar dari dus nya:
part original semua yang terpasang dah...
kemudian satu set conrod kit nya.....hmmmmm, ternyata lebih mahalan part nya suzuki ini ya dari pada original jupiter series...satu set conrod kit ini berbandrol di atas 200rb rupiah ternyata.
tapi masih di bawah harga conrod kit type 5HV yang kita pasang di jantung si belang kemaren sih memang.
harusnya seger lagi sih, kalau part nya baru semua gini
ada beberapa part lagi yang ku remajakan , di mesin shogun 125sp ini, antar lain ring piston dan seal klep nya, juga beberapa seal lain nya.
hasil jajan si shogun
langkah selanjut nya, adalah ke tukang bubut langganan untuk minta bantual operator mesin pres nya , memasang conrod baru nya ke crankshaft / kruk as shogun 125sp ini. tapi......apesnya adalah di bengkel bubut langganan ternyata lagi overload kerjaan . musti sabar-sabar antri deh. ga disaran kan juga untuk menyerobot antrian, kan kita juga ga suka kalau sudah lama-lama antri di serobot orang begitu saja... betul sob ??

ya udah, selama menunggu, biar ga panik, biar di temenin mba-mba cantik ini ya...
bobo cantik bentar yakk...
bersambung...........

Bebek Goreng Biru Part 2

Haloooo...jumpa lagi di sini...
selalu sehat-sehat aja kan semua rekan-rekan ?
kali ini mau ngelanjutin proyek bebek goreng biru di solo yang kemaren yaa..
karena waktu ku di solo cuma pas liburan, jadi proyek restorasi bebek goreng ini pun sering bersambung-sambung , sesempat nya dan kalau masih ada sisa celengan juga sih. soal nya , kadang risih juga mengendarai motor yang kurang fit.

Nah, di kesempatan saat itu, (lebaran tahun 2016 yang lalu kalau ga salah ) ada beberapa part yang ku bawa dari tangerang untuk proses restorasi tampilan nya. antara lain mika speedometer ; satu set lampu depan beserta relektor nya, Kunci kontak soul GT plus kabel jok nya , serta satu set body belakang beserta pet (sambungan body belakang bagian atas) nya.
sudah pecah-pecah di makan usia
karena kondisi mika speedometer sudah seperti diatas, dan sangat tidak nyaman untuk di pandang, segera saja proses penggantian ku lakukan, bongkar area batok stang nya, untuk mengganti head lamp assy dan smika speedometer nya.lepas kedua sein depan, untuk mengakses kedua baut pengikat pengikat cover stang ke stang nya.
dilanjut melepas cover belakang nya, agar bisa melepaskan speedometer nya.
untuk melepas kan cover mika speedometer ini, gampang sekali, dengan melepas kedua baut pengikat di kiri dan kanan speedometer ini. kemudian tinggal di angkat mika lawas nya, dan di pasang yang baru. seperti ini kondisi nya setelah terpasang :
resik lagi euy...
Setelah selesai memasang mika speedometer, tinggal di rakit ulang, langkah nya kebalikan dari cara buka nya, sedangkan untuk bagian headlamp assy. tinggal buka baut setelan ketinggian sorotan lampu nya, karena baut ini juga berfungsi sebagai pengikat headlamp assy di cover depan stang fizr. sedangkan pengikat atas nya hanya di sangkutkan pada lock hinge yang ada di main cover (batok depan ) nya . lepas headlamp yang lama dan pasangkan yang baru, ikat dengan baut setelan di bawah main cover nya. selesai sudah..tinggal di rakit kan ke stang nya nanti.

  'koq nanti ?' : iya, karena ada keusilan ku yang akan ku terap kan lagi di motor tua ini. apakah itu ? simak di bawah ini yaa....
ukur dulu lock bar (batang pengunci nya)
'apa itu ?' : ini batang pengunci dari main switch milik soul GT yang akan ku pasangkan ke fizr biru ini, "kenapa ? " : karnea meskipun motor tua, aku ga pengen motor tua yang jadi idaman ku ini raib karena di gondol maling sialan. jadi biar aman dan modis juga sih, aman karena ada magnetic secure key shutter nya, modis karena bisa buka kunci jok dari kunci kontak ini juga.
lagi di oprek dulu biar PnP
'emang bisa ya di satukan kunci jok dengan kunci kontak nya ?' : bisa lah, selama kita mau kreatif untuk memikirkan solusi nya. kendala pertama nya memasang main switch / kunci kontak ini adalah, batang pengunci nya terlalu panjang, musti di kurangi 8-9mm agar body rumah kunci kontak nya bisa nempel sempurna di rangka f1zr ini. kemudian rangkai lagi di rumah kunci kontak nya, di susul dengan membuatkan lubang baut baru di frame nya, tenang...ga sampai ke rangka utama koq, kan cuma plat dudukan rumah kunci kontak lama yang kita bor, bukan rangka utama. di bor dengan ukuran 5mm, kemudian di tap M6 untuk membuat ulir nya. tinggal test dan.............. berhasil, bisa untuk mengunci stang nya dengan lancar. kendala berikut nya adalah kabel output dari main switch baru ini cuma 2 kabel, yaitu merah dan coklat, kabel plus dan minus dari aki, sedangkan di kunci kontak f1zr ori nya ada 4 kabel , ada tambahan kabel hitam dan hitam strip putih .
ini yang sempat bikin rada bingung, kemana nyambung kabel hitam dan hitam strip putih nya ?
ternyata, untuk kunci kontak f1zr original, saat kunci kontak di putar ke posisi 'on' kabel yang tersambung adalah kabel berwarna merah dan coklat, sedangkan hitam (ground) dan hitam strip putih
(dari massa cdi) terputus . sebaliknya, posisi kontak 'off' kabel merah dan cokelat dari aki terputus, dan hitam serta hitam strip putih tersambung (ini yang memutus aliran listrik ke cdi dan mesin off karena pengapian nya diputus ).
musti bikin saklar tambahan deh..
Jadi, biar main switch assy milik soul GT ini bisa terpasang dan bekerja, kita musti buatkan tambahan saklar sebagai pemutus arus ke cdi , untung masih punya stock saklar kecil (dari pabrikan honda kalau ga salah ingat nih ). tinggal cari kan posisi yang pas untuk saklar nya, musti bongkar cover stang bagian belakng lagi ternyata.. untung tadi belum di rakit semua. hahahaha.....
oke lah, bikin coakan segi empat se ukuran saklar nya, pasang dan sambungkan kabel output dari saklar ke kabel hitam dan hitam strip putih. tinggal jajal deh, bisa ga dia matikan mesin nya.
dan.....horeeee..... it's work, berhasil deh, meskipun kunci kontak dalam kondisi 'on' mesin berhasil kita matikan, bagitupun sebalik nya .... fiuuffff.... ini aja sih kekurangan nya.. tinggal butuh adaptasi aja dalam pengoperasian nya nanti.

selanjut nya adalah mengaktifkan pembuka jok nya, jadi kalau posisi off, anak kunci kita putar ke kiri, jok bisa terbuka dari depan. pertama, ku lepas dulu mekanisme pengunci jok nya dari rangka , untuk pelajari cara kerja nya, ternyata sangat simpel, cuma memutar kait di dalam nya. berarti tinggal pikirkan cara nya agar kabel jok dari NJZ yang sudah ku persiapkan bisa mengait dan menarik kaitan pengunci nya.
tinggal ku bor aja rumah pengait nya dari depan dengan bor ukuran 5mm dan kecil kan sedikit ujung selongsong kabel nya, agar bisa masuk dan kemudian membuat lubang di kaitan pengunci nya.untuk posisi kepala seling nya. ga butuh waktu lama, mekanisme nya sudah berhasil ku modifikasi, tinggal pasang kembali ke dudukan nya di sub frame belakang. test untuk buka kunci jok dari kontak di depan dan.......berhasil ..... horeeeee (lagi :p )
Proses ini pernah ku terapkan juga di babyblue walaupun pemasangan kabel jok nya menyusul di lain hari
cukup rapi lah, cuma kotor blum di mandi kan
Aseeekkk, tinggal pasng semua cover body nya deh...
Ternyata body belakang yang baru blum di coak sedikit di bagian bawah, yang jadi cover shock tabung si biru, hmmm....sekalian di eksekusi aja dah, biar segera rapi si biru ini. juga untuk pet nya, ternyata lubang jalur kabel lampu rem di behel, serta lubang untuk posisi behel nya belum ada , meskipun sudah ada tanda tempat yang harus di lubangi sendiri. yo wis lah, lubangi lagi sendiri sambil di test sudah cukup belum lebar lubang nya, setelah 2-3 kali ukur dan jajal pasang behel nya, ternyata langsung pas , tinggal kunci dengan baut L6 bawaan nya..sambung socket kabel nya dan nyalakan mesin untuk test lampu rem nya menyala. kelar area belakang...

di area sayap dalam kanan lah sedikit kendala timbul, mainswitch (rumah kunci kontak) soul GT ini memang lebih besar dari bawaan nya, agar terpasang rapi, mesti sedikit melubangi sayap dalam nya.
ga papa lah, yang penting motor aman kalau di tinggal di parkiran.
ukur dan mal kan sayap nya, kemudian di marking dan di lobangi agar kunci kontak baru nya bisa bebas ga mentok lagi ke sayap dalam si biru, selesai di bagian sayap, tinggal perbesar sedikit lubang dudukan kunci kontak lama di cover rangka tengah nya, empuk...... karena material nya plastik PP. musti hati-hati juga, biar lubang nya ga terlalu besar dan bikin tampilan ga enak di lihat. test pasang dan.....seperti di foto atas hasilnya, rapi lah dan lebih aman untuk di tinggal di parkiran .
hasil ngebolang di air terjun jumog karang anyar.
istirahat dulu deh, seka keringat dulu....nanti baru di mandikan si biru nya, biar debu nya ga numpuk banget, kaya ga ke urus aja (emang adek ku di solo ga bisa ngerawat si biru ini karena kondisi fisik nya ) skip acara mandikan si biru.
besok nya adek ku dan kawan nya ajak aku dan keponakan yang ikut untuk liburan di solo untuk berwisata ke objek wisata alam air terjun jumog , untuk warga karang anyar, solo dan sekitar nya pasti ga asing dengan objek wisata ini. tiket masuk nya tergolong murah, namun....kesadaran para pengunjung nya untuk menjaga kebersihan kaya nya kurang deh :sad: masih banyak yang sering buang sampah di aliran air di bawah air terjun ini, entah dari pengunjung atau para penjual makanan di sana.

nampang di bagian bawah air terjun jumog.
Okay....sekian dulu ya cerita oprek-oprek si biru ini..
masih ada koq proses modifikasi berat selanjut nya, yang inti nya mengembalikan konsisi si biru ini ke kondisi masa kejayaan nya dulu.

bersambung.................

Sang Raja yang Hampir Ambruk part3

Akhirnya....bisa nerusin lagi cerita tentang restorasi rx-king milik juragan sepatu. setelah kemaren kita poles-poles area crankcase dan setelah di rakit bagian crankcase kanan dan kiri nya.. trus selanjut nya adalah treatment di area block cylinder dan head (blok kop) nya.
Di area block cylinder, proses menggosok semua permukaan yang kasar seperti profil kulit jeruk di lakukan seperti pada proses pembersihan crank case. metode nya juga sama seperti saat membersihkan dan memoles block cylinder si orange yaitu menggunakan bilah kulit bambu, yang di lilit dengan kertas amplas.
ini butuh waktu rada lama memang dan kesabaran kita di uji di sini. agar hasil polesan nya nanti bisa maksimal. Sedangkan khusus untuk lubang buang nya, masih bisa di kerjakan dengan mesin bor tuner. seperti inilah kira-kira hasil poles nya :
ga keliatan kinclong ya ? salah arah ambil gambar kayanya

kalau di lihat dari atas, memang sudah terlihat mirror di area lubang buang nya , seperti foto di bawah ini, pantulan bayangan batere jelas kan ? :
kinclong euy...
untuk port in di belakang karbu, yaitu lubang port in utama , yang mengirim kan campuran bbm dan udara ke ruang karter dan juga ada yang direct ke ruang bakar, karena space nya lumayan lega, bor tuner masih bisa kita gunakan. tetapi di port bilas dari ruang karter, di bawah block cylinder, musti di kerjakan manual. sebenar nya ada alat nya, gerakan berputar di konversi menjadi gerakan maju mundur, namanya turbo lap ; biasanya bengkel-bengkel moulding plastik atau dies berskala besar yang memiliki alat ini, karena sering kali permukaan mould plastik membutuhkan permukaan mirror finishing. intinya, alat ini mahal harganya. :D (nambahin cerita doang sih ini)

sedangkan untuk area head, kubah (squish) nya masih bisa ku kerja kan dengan mesin tuner rotary, tetap menggunakan amplas, tapi ukuran halus yang ku pakai, di susul dengan finishing poles batu ijo. hasil nya seperti di bawah ini lah :
ealahh...malah di pakai asbak :/
selesai proses polishing, bilas semua part nya baik block cylinder maupun head nya.. piston yang semula hanya ingin meremajakan ring nya, malah di ganti satu set oleh sang owner. piston ; ring set ; pen piston ; serta bearing roller small end ada dalam paketan pembelian piston kit ini. ukuran nya tetap OS100.

selesai perakitan piston ke conrod nya, serta memasang block cylinder, blok kop nya tak bisa langsung di pasang, karena akan menyulitkan saat nanti menaikkan mesin ke rangka nya, mentok ke back bone saat di angkat ke rangka. berarti area kopling lah fokus selanjut nya.
semua plat gesek dan kampas kopling di remajakan. ga ada kendala di area ini, karena semuanya PnP, di tambah penggantian per kopling dengan produk dari tdr yang lebih kenyal.
berarti, mesin sudah bisa kita naikkan ke rangka nya. proceed..
lanjut dengan pasang kembali semua socket-socket yang kita lucuti. kemudian pasang blok head nya, kencangkan sesuai torsi yang di anjurkan pabrikan. kemudian memasang cover magnet yang juga jadi satu dengan mekanisme penonjok kopling nya. diarea ini pun tak banyak kendala yang kutemui. tinggal memasang karbu nya, yang tentu saja sudah ku check dan bersihkan. tapi kulihat ada sedikit keanehan di bagian box filter nya, di samping kotor, di bagian belakang tutup box filter, ku temukan lubang bor buatan, pasti di buat owner atau mekanik sebelum nya nih.

sekalian aja ku check dan bongkar box filter nya, residu debu di dalam nya ku cuci dan bersihkan , biar nanti udara yang masuk pun ka kotor-kotor banget lah.
tapi setelah lihat baggian sekat nya, keisengan ku muncul, ambil bor diameter 6mm, dan buat lubang tambahan di sekitar lubang hisap aslinya, yang berbentuk segi tiga, sekalian aja biar hisapan udara nya ga terhambat lagi karena sekat ini :D :D hehehehe...toh ga keliatan dari luar nanti.
selesai, tinggal rakit kembali boks filter nya dan pasang ke rangka nya, klem kan ke moncong karbu, dan siap di test.
tak lupa masuk kan pelumas full synthetic untuk sang 'raja' ini, biar benar-benar bisa lindungi komponen nya, ga papa lah pakai olie yang sedikit mahal.... :)
berikut ini rekaman saat sang 'raja' mulai bangkit dari tidur nya...
oh 'iya hampir kelupaan, expansion chamber alias knalpot nya juga di upgrade dengan type kolong stainless, bikinan workshop rekanan, yang sering bikin powerboom juga sih..
silahkan nikmati video nya, kritik dan masukan, di tunggu

sekian dulu yaa...cerita membangkitkan sang "raja' kali ini..
nanti kalau ada cerita lain nya, segera ku update lagi koq..
peace...
buruan jemput adek di taman ya bang..
dah mulai panas nih...  :p


Si Belang Ber-ulah Lagi Part 2

Lanjutan dari si belang yang kemaren berulah lagi
setelah part pengganti datang, langsung bersihkan crankcase nya..
guyur dengan bbm, dan check semua tampilan nya,
ada yang aneh kah, atau defect lain.
ternyata, ga ada masalah di part ini, baik dari jalur olie ke area head maupun yang ke arah kruk as depan .
masalah di temui, ternyata hanya di beberapa lubang baut yang dol / aus ulir nya.
Okay, lanjut ke perakitan..
checking part satu per satu dan posisikan ke tempat nya di crankcase. 
rakit malam-malam
tak ada masalah yang ku temui di proses merakit part trasnmisi dan kruk as di crankcase.
karena semua dalam kondisi normal,
cuma beberapa lubang ulir yang dol / aus ini yang musti di tangani satu per satu.
langkah pertama , tentu proses tapping, membuat ulir pegangan insert recoil di posisi lubang crank case lama.
tapping recoil insert
ada 5 lubang baut di bagian crankcase kiri yang perlu di recoil,
tapping recoil
selanjut nya, masukkan insert recoil ke lubang baut yang sudah kita perbesar tadi.
ukuran standard ulir luar insert recoil.
seperti foto di bawah ini contohnya.
inserting recoil 
masih re-tapping

seperti di bawah ini lah hasil dari lubang baut yang di recoil ulang.
dan tinggal di rapikan lagi dengan tap M6 biasa..
agar masuk nya baut bisa lancar..
tadaaaa.....hasil recoil di bak magnet
lagi....proses recoil di crankcase kanan.
tapping recoil insert.
ini hasil nya
hasil recoiling di crankcase pengganti
ini juga......
cuma beda warna insert,
masih tetap sama ukuran nya M6
selesai proses recoiling, proses selanjut nya adalah membenamkan piston mentah FIM izumi diameter 53.5 ke dalam jantung dapur pacu nya.
ini yang jadi masalah lagi,.................
karena...tenyata, piston nya nongol sekitar 9mm dari permukaan atas block cylinder nya.

sudah pasti tidak akan bisa terpasang.
hmmmm, musti istirahat dulu malam itu, untuk ke workshop bubut.
potong kelebihan piston yang nongol.

Potong kepala piston lagi sepanjang 10mm, dan di buatkan coakan untuk release klep nya.
masih aman...karena ketebalan kepala piston mentah izumi ini, ternyata 15mm
dan kita buat model flat saja, karena setingan mesin si belang ini untuk harian, dan touring.
jadi ga perlu kompresi yang terlalu tinggi.

karena ga semua SPBU di daerah ready dengan bbm oktan tinggi.
jadi kita main aman saja.
selesai proses potong piston, tinggal rakit kembali mesin si belang, isi olie full synthetic lagi.
dan bisa di test static running.,sebelum di test ride.

selesai test ride, tinggal kontak owner nya si belang, agar segera ambil motor nya.
karena aku musti pulang ke solo sebentar buat jemput mamak.
tapi ternyata, sampai aku pulang pun belum di jemput juga si belang nya..
takut masih bermasalah bagian shifting nya..
huftt...musti reyen sendiri lagi ternyata..
setelah 10 menit pemakaian normal pun, ternyata shifting si belang sudah lancar dan ga ada kendala lagi.
tinggal di pulangin ke kandang nya..
untuk kali ini, si belang sudah mulai nurut...entah apa lagi di belakang nya nanti..
nurut nya nak...jangan kaya bapak nya
#ehhh.....

Si Belang berulah lagi part 1

Kembali lagi guys...
Kali ini cerita tentang si belang lagi...

lagi ??? iya... lagi..
entah kenapa satu ekor burhan ini seneng banget ngerjain aku.
Dari sini ; kemudian ini ; ini lagi ....
dan kemudian, ada lagi keluhan nya..yaitu kesulitan untuk shifting. sangat terasa waktu si belang kita tunggangi untuk touring ke tasikmalaya, ke rumah juragan degan dan bakso
dan ini mulai di rasakan setelah si belang ini pernah di bongkar di kampung kelahiran nya.
halah, ngeberesin lagi deh...
pretelan engine si belang
oke deh, karena nguber waktu juga,
agar sempat jemput mamak ku di solo, dan ga boleh pakai lama....
setelah coba cek shift shaft (as persneling) nya di bagian bak magnet, dan ternyata gesekan yang terjadi di as persneling nya aneh
di bagian crankcase di sebelah bawah as yang tergesek.
sedangkan yang melewati bak magnet, tergesek di bagian atas belakang..
masih pretelan nya si belang
Cara satu-satunya yang musti di ambil, ya musti belah mesin lagi.
supaya semua keanehan di bagian pemindah gigi bisa di temukan masalah nya.
akhirnya di belah lagi pemirsah
Ternyata....eh jebulnya
di crankcase kanan, bagian hub as perneling nya si belang ini pernah patah dan di las , waktu di bongkar di kampung halaman nya.
dan hasil las-lasnya ternyata tidak bersenyawa dengan maksimal.
pecah lagi dan ini yang menggesek serta membuat pergerakan shift shaft nya sangat terganggu.
pantesan aja selalu susah proses perpindahan gigi nya.
crankcase kanan pengganti nya , tapi banyak lubang baut yang dol
Solusi nya ??
terpaksa hunting crankcase kanan dengan kondisi yang masih bagus.
hubungi suhu dengkul di serang , mana tau dia punya kenalan yang ready part ini.

Syukurlah, ternyata kenalan dia punya part nya.
namun ada kekurangan di part ini, beberapa lubang baut nya dol, dan di pastikan bocor nanti olinya dari pertemuan cover bak kopling dan crankcase, kalau masalah ini tidak di atasi.
tap recoil dan insert recoil
untung aja, kita masih punya stock insert recoil untuk repair ulir yang rusak seperti yang pernah ku bahas dulu.
jadi, walaupun ada beberapa lubang baut yang dol di crankcase pengganti ini, masih bisa tenang lah kita.
cuma....masalah nya musti tunggu part ini datang dulu.
piston mentah si belang
Masalah selesai kah ?
belum....jauh dari selesai, karena owner si belang pun masih punya ide keisengan lain nya..
yaitu nyemplungin piston mentah seperti di atas, kedalam jantung dapur pacu si belang.
hmmmmm, challange accepted, tapi musti kelar dulu rakit bagian crankcase serta trasnmisi nya.
dan ini musti tunggu part pengganti crankcase nya datang dulu.

bersambung.....

bersambung ?? lagi ??
emang kadang semprul si belang tuh..

Badak Part2 (baby blue)

Okay, kembali lagi............
setelah selesai dengan cerita si belang dan owner nya; yang nyerobot badak part 1 .
kali ini cerita yang lebih detail tentang Balancer DG yang berevolusi .
karena untuk penggunaan harian, banyak user balancer DG , dengan bobot di bawah 900gr yang merasa kurang dengan torsi dan performa nya, jika dipakai untuk harian dengan trek jarak menengah, atau untuk penggunaan touring.
karena, bobot nya yang ringan, memang lebih cepat untuk meraih putaran tengah dan atas,
atau dengan kata lain, bobot balancer yang ringan, lebih cocok jika di pergunakan di trek perkotaan yang ston n go. torsi di rpm atas kurang untuk memutar ratio 4th gear nya jupiter series.
memasang nya cukup dengan baut L M6 x 12mm 3pcs
mengatasi problem itu lah, makanya ide liar di kepalaku mulai bekerja.
bagaimana mengoptimalkan torsi yang tercipta dari bobot balancer yang ringan.
dan inilah hasil dari realisasi ide liarku itu.
menambah bobot di bagian diameter luar balancer DG.
cukup ikat dengan baut L M6 x 12mm 3pcs, tambahan part ini sudah bisa duduk manis di balancer nya.
dan yang terpenting, tidak menggangu kinerja part lain.

pertanyaan selanjut nya ; kenapa bolong-bolong seperti cetakan apem gitu ?
jawaban nya ; karena aku membutuhkan tambahan beban di diameter luar nya, serta mengurangi bobot di sekitar center nya, dan design ini lah yang menurut ku paling pas.
untuk mengejar bobot yang ku tentukan.

berbekal rumus matematika dan fisika, perhitungan tentang volume dan berat jenis material.
dan hasil perhitungan ini ,setelah di timbang dengan neraca digital pun, hasil nya tak jauh beda dengan perhitungan ku sebelum nya.
balancer evo1 sukses gantikan mangkuk ganda yang di las beserta insert nya
cara penggantian nya pun, ga beda dengan yang ku ceritakan di proyek belang kemaren ya.
beda nya cuma di spec part mesin nya aja koq.
di babyblue ini, piston yang terpasang cuma piston standard OS50 (diameter 51.5mm)
head masih menggunakan yang dulu ku pakai sampai ke pulau madura, sedikit sentuhan porting dan klep shogun yang tertanam.
karbu masih menggunakan vm26 mikuni. dan rumah kopling 6 per 'sys'
duduk sempurna di tempatnya.
belum banyak rubahan yang ku tanam kan di babyblue setelah riset modifikasi terakhir.
dan memang, terkendala dana riset juga ahahaha :D :D
perfect alignment
okay, kelar instal balancer dengan tambahan, dan selanjut nya rangkai ulang dan isi pelumas nya.
kemudian test run static, untuk pastikan tidak ada suara-suara aneh di sektor mesin, akibat dari perubahan part ini.
setelah yakin, barulah test ride babyblue.
hmmmm , not bad lah perubahan nya.
sedikit bukaan gas, motor langsung melaju dengan smooth.
tinggal cari track yang agak panjang untuk test torsi di rpm atas nya.
dan harus nya ga jauh beda hasil nya dengan si belang kemaren.

okay, sekian dulu untuk percobaan kali ini,,
dan cukup puas dengan hasil nya....
istirahat dulu lah, sambil nemenin si eneng ini nonton motoGP :p
salah sendiri kelamaan cerita, tinggalin nonton motoGP ajah..

Underbone Babyblue ku

Kali ini, pengen cerita tentang tunggangan ku sendiri,
karena kemaren-kemaren sering di tanyain, : " ini pasang disc brake, tapi koq master rem belakang nya ga keliatan ?"
Nah, dari pada nanti terlalu sering di tanyai dengan pertanyaan seperti ini,
ya sudah, sekalian aja di tampilkan posisi master rem nya.
tentu dengan pemasangan footstep underbone (kalau kata orang-orang sih)

nah, masalah nya...
untuk footstep khusus jupiter Z, dengan dudukan master rem belakang belum tersedia di pasaran, alhasil musti pinter-pinter cari part dan cara agar bisa menempatkan footpeg dengan dudukan master rem belakang dengan baik.
Agar bisa bekerja dengan sempurna menghentikan putaran roda belakang.

berikut adalah footstep pilihan , yang harganya tidak terlalu mahal, namun lengkap dengan dudukan master rem balakang dan stick penghubung ke as persneling adjustable.
iyupp, pilihan jatuh ke merk Fastbike untuk Vixion .

Footpeg vixion merk fastbike
Nahh..tinggal cari cara agar bisa menempatkan footpeg ini dengan baik.
agar bisa bekerja sempurna, sekaligus pas posisi nya dengan ergonomi badan ku yang tidak terlalu tinggi.
intinya, biar ga cepet pegel pas kita naiki, baik untuk jarak dekat, maupun jarak jauh.
cuma part bagian tengah dan sayap yang di pakai
Untuk part ini, kita musti rangkai sendiri part-part nya, karena waktu kita membeli, di kemas dalam box plastik , yang di pisah-pisahkan part nya.
namun, sebelum ku rangkai, ku pastikan dulu baut-baut nya, terbuat dari stainless atau cuma di lapis chrome.
ternyata, karena harganya yang tak terlalu mahal, perkiraan ku benar.
bahwa baut-baut bawaan footpeg nya cuma di lapis chrome.
biar nanti ga ada 2kali kerja ; sekalian aja ku belanja kan baut-baut stainless nya.
lumayan juga sih harga nya. sekitar 40rb rupiah baut-baut yang di perlukan untuk satukan part-part footpeg ini.
berbagai macam ukuran tentunya.
baik berukuran M6 maupun M8, bahkan baut countersink M5 pun kita butuhkan 4pcs untuk mengikat bagian sayap / dudukan master rem nya.
seting posisi master rem belakang dan posisi footstep kanan
 setelah posisi untuk footpeg nya fix, plat strip di potong dan di buatkan dudukan lubang baut di bagian bawah, butuh proses las juga untuk menyatukan plat strip nya.
tinggal di marking dan di bor, serta di tap M8.
agar kuat, boleh juga di tambahi Mur M8 untuk counter lock di belakang plat strip ini.
agar baut pengikat nya tidak mudah kendor dan lepas.
coak body plastik biar tertutup rapi...why not

left side view
Selanjut nya, setelah terpasang rapi dan pas dengan ergonomi badan ku.
proses coak body plastik lah yang harus di lakukan, agar body masih tertutup rapi, dan terkesan standard.
jadi, walaupun menggunakan footstep underbone, tampilan tetap diusahakan standard
Oh'iya, hampir aja kelupaan.
tuas penghubung dari as persneling ,kalau memakai bawaan dari footpeg set yang kita beli, akan sangat menyulitkan pada saat pemasangan, karena mentok ke bak magnet nya.
solusinya, dari pedal persneling bawaan motor yang sudah tak terpakai, di potong dan di bentuk lagi.
panjang nya 50-60mm dari center as persneling nya, kemudian di rapikan dan di lubangi diameter 6mm, untuk penghubung stick persneling nya ke footstep underbone.
ikat kembali dengan baut M6 stainless dan mur self lock bawaan paket pembelian.
selesai, iya..
tinggal rapikan dan mandikan si babyblue aja.
right side view gelap-gelapan

bonus ??
masih nanyain bonus ??
oke deh, kita kasi...
lahh...kenapa si eneng ikut gelap-gelapan yakk ??






Pengikut