Bermain Dengan Sasis / Rangka bagian 3

Setelah sebelumnya kita sama-sama belajar tentang sasis / rangka motor
di bagian 1 dan Bagian 2
kali ini kita belajar lebih lanjut tentang bahan pembuat Rangka / sasis selanjutnya

Rangka aluminium cor yamaha
Alumimium Cor
Metode terbaru dari konstruksi rangka, menggunakan material aluminium yang di cor pada cetakan rangka, dan metode ini lebih baik di banding penggunaan blok-blok hasil ekstrusi yang di satukan dengan las.
Dengan desain hasil komputerisasi yang lebih maju, memungkinkan para perancang menambahkan potongan-potongan logam pada titik-titik kritis dari rangka tersebut ( dimana penempatan part tambahan ini tidak banyak menambah berat rangka nya ), Jadi rangka / sasis nya tetap lebih ringan namun sangat rigid / kaku.
penyempurnaan selanjutnya dalam teknologi pengecoran, termasuk pengecoran dengan tekanan (die casting) menambah kekuatan dan bentuknya lebih seragam, lebih hemat material sekaligus menambah kekakuan rangka nya.

Posisi Dudukan Mesin / Engine Mounting
desain awal rangka/ sasis, memisahkan mesin dan rangka dalam dua bagian terpisah, dan kurang terintegrasi dalam desain nya.
rangka Honda CBR 900RR th 1993
Tapi, diawali dengan produksi honda CBR900RR pada tahun 1993, team desain mulai mensinergikan pengembangan rangka dan mesin menjadi satu kesatuan rangka yang lebih baik lagi.
saat kita mulai memikirkan nya, mesin merupakan bongkahan logam yang solid, lalu kenapa tdak kita gunakan untuk memperkuat sasis ?
Memang tidak semudah itu pada awalnya, dengan menggunakan mesin sebagai bagian struktur suatu rangka, menimbulkan masalah lain dalam perkembangannya, antara lain karena getaran yang di timbulkan mesin juga kemudahan dalam perawatannya.
Namun problem ini berhasil di atasi oleh para pengembang seperti kita lihat pada motor Ducati 1198, dimana para insinyur menggunakan mesin untuk membantu rangka bekerja lebih sempurna.


Aluminium Batangan
batangan aluminium adalah material yang lazim di temukan pada hampir semua rangka / sasis motor -motor tipe sport, dan dengan mudah dapat kita ketahui alasannya.
Aluminium cuma sepertiga beratnya dari baja (dengan volume dan kubikasi yang sama), jadi kita dapat menggunakan komponen tiga kali lebih banyak jumlahnya, agar berat nya seimbang dengan komponen yang terbuat dari baja.
penggunaan material yang lebih banyak dalam suatu komponen sangat lah penting, karena itu berarti komponen itu akan menjadi lebih kaku.
Jadi suatu komponen yang terbuat dari aluminium yang beratnya sama dengan komponen yang terbuat dari baja pastilah lebih rigid / kaku.
di awal-awal penggunaan rangka aluminium, seperti edisi pertama GSX-R750. yang rangkanya terbuat dari batangan aluminium ekstrusi berbentuk kotak, kemudian di las dengan komponen rangka dari aluminium cor pada bagian komstir dan plat dudukan poros swingarm nya.

Rangka Suzuki GSX-R750
Dengan bertambahnya output power dari mesin, di gunakan juga pipa aluminium yang lebih besar dan lebih tebal yang membuat rangka / sasis menjadi lebih kaku, namun tetap ringan.
Batang aluminium dibentuk melengkung mengitari mesin, dengan tujuan agar area poros kemudi bisa selurus mungkin dengan As depan Swingarm.....

masih ada lagi lanjutannya tentang material dari serat karbon dan perbedaan kekuatan dan kekakuan bahan pembuat rangka...
nanti setelah selesai di terjemahkan yaa...
duhh...masih lama ga nerjemahin nya -_-

Bermain Dengan Rangka bagian ke 2

Setelah kemaren di sini kita belajar tentang bentuk awal rangka / sasis motor kita.
selanjut nya kita akan mendalami tentang bahan-bahan  atau tipe material dasar pembuat rangka motor kita.

tentang Bahan-Bahan... (kaya mau masak aja yaa :p )
rangka / sasis sepeda motor di buat dengan berbagai jenis material logam dari masa ke masa. mulai dari berbahan dasar baja sampai ke serat karbon hybrid.
rangka-rangka motor sampai sekarang ini sudah bermacam-macam bentuknya.

Pipa Baja
Baja merupakan material rangka yang sangat bagus karena beberapa alasan : antara lain, baja itu kuat, mudah di bentuk dan harganya relatif murah.
sedangkan minusnya material ini antara lain : berat dan rentan berkarat.

Sampai awal tahun 1980 an, rangka pipa baja ini di pakai hampir di semua motor, karena kinerja material rangka pipa baja yang cukup bagus.
rangka dari pipa baja yang di gunakan pada motor-motor keluaran tahun 1960-1970an pada umum nya menggunakan sistem "cradle". Dimana mesin di pegang oleh satu atau dua pipa baja yang menjulur dari poros komstir - melengkung ke bawah mesin dan melengkung kembali ke poros depan swingarm nya.
dan sebuah tulang dari pipa baja yang lebih besar di pasng di atas mesin dan kemudian melengkung ke poros depan swingarm.

Selama ini, bentuk lengkungan sangat susah untuk di buat kaku, banyak motor-motor yang di produksi pada tahun 1970an memiliki handling yang buruk.
Motor Kawasaki dua tak dengan tiga silinder, menggunakan peredam kemudi berukuran besar untuk mengimbangi liarnya kontrol yang di sebabkan oleh mesin yang sangat bertenaga dan rangka yang kurang rigid / kaku.  

kawasaki H1 th  1970
Membangun rangka motor yang kaku, dan ringan dari pipa baja merupakan permainan bentuk segi tiga. Segi tiga adalah bentuk yang kaku. karena untuk merubah bentuk suatu segi tiga, kita harus merubah sudut-sudutnya dan juga panjang sisi-sisi pembentuk segi tiga nya.
sebagai perbandingan ; untuk merubah bentuk sebuah persegi empat, kita hanya perlu merubah sudutnya, dan persegi empat itu akan berubah bentuk menjadi jajaran genjang.

Beberapa perusahaan pembuat suku cadang, seperti Harris, Bimota dan Moto MArtin membuat rangka pipa baja dengan ukuran yang lebih pendek, menggunakan prinsip dasar segi tiga untuk menambah rigiditas / kekakuan rangkanya.
Rangka-rangka produksi perusahaan-perusahaan ini rata-rata mahal dan kurang praktis, tapi memberikan karakteristik pengendalian yang lebih baik dari rangka standard pabrikan jepang pada masa itu.

Rangka Ducati 851
Dan ekpresi tertinggi dari rangka baja berbentuk segi tiga ini sudah pasti kita kenal, yaitu DUCATI.
Produsen motor-motor superior. Mulai dari ducati 851 yang di produksi tahun 1987 sampai yang terakhir ducati 1098R, semuanya menggunakan rangka trellis dari pipa baja, dengan bentuk potongan-potongan segi tiga yang disatukan.
jangan tertipu fairing di belakang ya, ini rangka Ducati 1198R
wuihh... ternyata masih panjang ulasan tentang rangka ini...
lanjut nanti lagi yaa.....
biar ga bosen nunggu'in....
silahkan temenin mba-mba ini lagi deh...
sambil nunggu, pesen jus jeruk dulu yaa...




Bermain dengan Sasis / Rangka

Penjelasan tentang Frame/Sasis Motor : Bermain dengan Sasis / Rangka

Pembahasan kali ini terjemahan dari artikel di "sini"
berhubung pembahasan nya cukup panjang, terpaksa ku bagi jadi beberapa bagian ya bro-sist..

okay...kita mulai :)
tentang Sasis atau Rangka,
Sasis atau rangka motor kita adalah hal yang fundamental agar motor bisa kita kendarai di jalan,



Frame / Sasis motor baru
Tapi....apa saja yang penting dari Rangka motor kita ? mari kita cari tahu..

Sebuah Rangka sepeda motor, adalah satu bagian penting yang menggabung kan performa dan kepraktisan, suatu hal yang jamak, namun juga mengagumkan dan unik.
Di satu sisi, rangka / sasis hanyalah merupakan sususan logam yang dipakai untuk menempatkan jok, mesin dan suspensi.
Namun di lain sisi, rangka / sasis juga harus merupakan struktur yang ideal, rigid, seringan mungkin, dan presisi dengan geometri yang tepat, sehingga tidak terjadi hal-hal konyol, seperti tangki yang lepas saat kita kendarai. :D

Dasarnya cukup sederhana, Rangka harus bisa menopang sang pengendara (pembonceng juga), mengikat mesin, suspensi dan sistem kemudi, juga sebagai tempat ikatan sistem penunjang motor lainnya, antara lain, part elektronik, coverbody, bagasi, tangki bahan bakar, dan juga knalpot.

saat kita membahas tentang tipe rangka sepeda motor konvensional, dengan swingarm ganda dan suspensi depan biasa. Poros kemudi (komstir ) pada  rangka / sasis harus tegak lurus dengan titik as depan swingarm.
dan juga,seminimal mungkin tekukan dan bagian fleksibel. karena, saat motor di kendarai di tikungan, ataupun di jalanan yang lurus, sangatlah penting menjaga agar roda depan dan belakang selalu sejajar dalam garis lurus kemanapun arah sepeda motor di kemudikan.

bahkan bila sedikit saja gerakan pada poros swingarm akan berabe hasilnya.
yang mana bila jarak sumbu roda belakang dan poros putar swingarm nya di perpanjang akan berdampak makin besar pula gerakan di belakang bagian kemudi.
hasilnya gerakan di sektor belakang kemudi akan berbentuk seperti alunan ombak dan goyang-goyang. karena gerakan pada rangka /sasis memungkinkan roda bergerak sendiri-sendiri sesuai dengan gaya dan inersia yang di terimanya, dan tidak bisa mengikuti arah kemudi kita.

Rangka/ Sasis motor modern rata-rata besar, bagus bentuknya dan mamapu memberi kontrol yang presisi. tapi.......bagaimana perjalanan penyempurnaan rangka motor-motor modern ini ? 

rangka motor-motor pertama (pada masa awal di kembangkannya sepeda motor), pada awalnya sangat menyerupai bentuk dasar sepeda. rangka-rangka motor pada masa ini rata-rata kecil dan simple. terbuat dari pipa baja berbentuk diamond, dengan mesin yang di gantungkan pada backbone rangkanya.
dengan meningkatnya output tenaga dan kecepatan. mulai bermunculan lah sistem peredam yang masih primitif. beban yang di terima rangka / sasis meningkat, dan para desainer harus menambahkan struktur penguat agar sasis tetap kaku, mengurangi fleksibilitas dan pergeraka pada sasis yang mengganggu kestabilan motor saat di kendarai.

beberapa pengembang rangka menemukan cara yang efektif, tapi kebanyakan para pengembang ini malah cuma menambah bobot rangkanya saja, sedangkan rangka'nya tidak lebih rigid.
brikut ini contoh rangka motor-motor lawas
nih contoh rangka / sasis motor jadul banget
Berhubung penjelasan tentang rangka / sasis ini masih panjang banget, ku bagi jadi beberapa bagian yaaa...
sementar itu, silahkan temani mba-mba cantik ini deh....

sabar yaa...lagi nerjemahin tuh orangnya :D



Operasi Jantung si Maroon Fiesta part 2

Kali ini lanjutan tulisan Sebelumnya yaa...
setelah mesin berhasil di belah, dan setelah di check...memang stang piston si maroon ini mulai oblak di bagian big end nya.
yo wis lah, si empunya belanja part-part untuk sembuhkan lagi motornya.
di mulai dari setang piston, yang ternyata cukup royal juga dia belanja.
satu set stang piston daytona di tebus seharga 315 ribu (wuihh...lumayan mahal juga yakk )
di tambah lagi piston kit kawasaki Kaze standard seharga 115rb  ( harga tiap daerah bisa beda-beda ya )
juga balancer DG seberat 1000gr di tebus untuk menggantikan tugas mangkuk kopling ganda nantinya.
balancer mentah dan kopling ganda si maroon
Setelah part utama siap, barulah bisa di bawa ke bengkel bubut langganan untuk di korter dan pasang Connecting Rod / Stang piston nya.
bengkel bubut langganan ini memang terkenal ramai pelanggan nya, karena hasil kerja mereka yang rapi.
butuh seharian untuk ngantri sampai di kerjakan pesanan kita.
dari pada lama nunggu, kutinggal aja tuh blok cylinder sama piston barunya, di tambah stang piston baru dan kruk-as si maroon, besok pasgi baru ku jemput lagi.

besoknya, pagi-pagi habis dari pasar ( biasa lah, pedagang sego kucing kan tiap har ngubek-ubek pasar :p ) baru lah ku ambil dari bengkel bubut blok cylinder dan kruk as si maroon.
mantab juga hasilnya, kruk as sudah center, dan blok cylinder sudah kinclong lagi tuh...
di bantu juga sama Pungggawa klub Remot solo yang kebetulan hari itu lagi ga masuk kerja.
sakit perut katanya....( tapi sembuh setelah pegang pisau tuner hehehehee )
tuh penampakan nya lagi serius tuning head si maroon
pisau tuner ajaib...bikin sembuh orang sakit
cylinder si maroon sudah kinclong lagi
seger bener dah...harganya doang yang ga bikin seger :p
Okay...lanjut...
ganti juga bearing kruk as si maroon ini dengan yang baru..(ga perlu yang mahal-mahal juga sih, cukup pakai part standard aftermarket genuine )
selanjutnya pasang kruk as ke crankcase si maroon, ini yang bikin rada pusing...
di getok biar masuk, sayang kalau nanti ga balance dan center lagi kruk as nya..
setelah mikir-mikir sebentar...baru ketemu caranya biar kruk as bisa terpasang tanpa perlu kekerasan..
ya di trekker lah, di tarik masuk ke housingnya.
cara ini memang agak bikin sport jantung, karena hentakan ringan saat bearing masuk ke housingnya.
tapi so far aman koq... dan yang pasti kruk as tetap center, karena ga menerima beban impact sama sekali..
ngikut McGyver... di tarik masuk kerumahnya :D
kelar masukin kruk as ke crankcase, (oh ,ya...pas rakit lagi rangkaian gigi transmisinya, hati-hati dan perhatikan juga semua susunannya ya..biar ga ada masalah dan harus dua kali kerja nantinya )
dilanjut dengan pasang piston kaze standard yang sudah di potong sedikit ekornya, biar ga mentok bandul kruk asnya.
hati-hati juga waktu pasang clip pengunci pen pistonnya, biar ga mencelat dan masuk ke crankcase..
karena klip piston ini kecil banget dan sering mencelat kalau masangnya kurang pas.
piston dah duduk manis tuh di tempatnya.
lanjut pasang cylindernya deh, setelah piston terpasang rapi.
pastikan packing blok cylinder bagian bawah terpasang sempurna ya..
"O" ring di liner yang masuk ke crankcase, juga jangan lupa terpasang...
biar ga ada rembesan olie dari blok cylinder bawah setelah mesin running nanti.
Cylinder juga mesra tuh sama piston barunya
Lanjut lagi ke area Head cylinder.
Walaupun piston si maroon sudah bengkak, tapi klep masih pake standard lho..
per klep juga masih standard, tapi...biar ga letoy pas di putaran tinggi per klep ku ganjal dengan Ring Stainless ukuran 10mm. yang pasti dengan bantuan ring ini klep lebih cepat nutup nya.
setelah semua part di head cylinder terpasang pada tempatnya, lanjut dengan merakit ke mesin utama.
perhatikan top piston dan top pada gear sentriknya, pastikan segaris atau di stel advance sedikit.
(untuk si maroon ini, di stel sedikit lebih maju, karena teryata, head dan bibir cylindernya pernah di papas sedikit untuk naikkan kompresinya )
head sudah terpasang...tapi blum kelar juga.
Sekarang pindah ke sektor penerus daya.
kampas kopling si maroon di ganti baru satu set sekalian, pakai kampas kopling dengan seri 4WH ( utnuk force 1 yang lebih tebal sedikit dari bawaan jupiter series.)
Mangkuk kopling primer pun di ganti baru dan di lobangi kecil-kecil berdiameter 2.5mm utnuk tambahan jalur pelumas kampas koplingnya
4WH ga dapet yang di jual satuan, akhirnya tebus yang ini
lanjut pengerjaan ke bagian balancer, ini yang butuh sedikit hitungan presisi.
kopling ganda di ambil cuma bagian primary gearnya, kemudian di bikinkan slot dog tooth sedalam 3.5mm, sistem claw yang nanti di pakai sebagai penerus daya primer dari kruk-as ke primary dan secondary gearnya.
dengan sistem ini ada keuntungan yang bisa di raih.
pertama primary gear pasti center dengan kruk asnya, karena tanpa proses pengelas'an.
karena balancer di centerkan oleh inner gear-nya
dan Primary gear di centerkan Collar bawan-nya.
keuntungan kedua, Simple...
dengan sistem ini kita bisa leluasa mengganti bobot balancer sesuai kemauan kita.
tapi sayang-nya tukang bubut yang ngerjakan balancer si maroon ini kurang profesional mungkin, jadi interchange abilitynya kurang bagus hasilnya.
masih harus di finishing ulang dengan kikir di rumah (sad )
balancer yang sudah di proses dan primary gearnya.
tak lupa juga si empunya maroon mengganti stud kopling dengan yang baru keluaran TDR, harganya lumayan juga sih...150K, tapi sebanding dengan material dan kehalusan finishing stud nya.
sipp, semua dah siap di rangkai. lanjut pasang semua part di kompartemen blok kopling (termasuk ganti seal yang rusak kemaren )
tuang olie Shell helix HX5 ke bak kopling dan lanjut stel jarak main kopling si maroon..
fired up.... dan si maroon bangkit lagi dari mati surinya.
stel AFR nya, lalu check olienya naik kah ke kepala cylinder si maroon ? ternyata semua berjalan seperti yang di harapkan.
si maroon dah siap mengaspal kembali...(sambil pesen juga pada si empunya..hati-hati, jangan langsung di siksa, biar si maroon tetep sehat.. harus jalani masa inreyen lagi )




nongkrong di depan warung..
dah pada tau kan dari mana, nama Maroon Fiesta berasal :D
Udah siap jalan-jalan lagi kan si maroon...
tuh di tungguin mba-mba cantik...pengen bonceng si Maroon Fiesta katanya :D
buruan cuy...dah panas nihh :D :D

Operasi Jantung si Maroon Fiesta part 1

Setelah coba-coba Selingkuh di tambah lagi dengan masalah karena Selingkuh 
datang lah sang empunya Maroon Fiesta dengan masalah di jupiternya.
dia berkeluh kesah tentang Jupiter Z kesayangan nya yang lagi sakit  (jiaahhh.... lebay banget bahasa-nya yaakkk ). :p
emang kalau di dengar, saat mesin hidup, ada suara tek...tek..yang cukup mengganggu.
dan juga performa motornya drop, di tambah lagi konsumsi bbm yang rada boros..
tanpa banyak pikir lagi..
di tinggal lah si maroon untuk di mainkan dan malpraktik :p

Pertama-tama pretelin dulu kelengkapannya, ya cover-cover'nya. knalpotnya, footstep nya, karbunya dan pisahkan, simpan masing-masing part yang rapi.
untuk part-part yang kecil, ku pisahkan ke kardus-kardus kecil, biar ga tercecer nantinya.
Barulah aku membongkar bagian-bagian utama mesinnya, dari head nya.
isi head si maroon... pantes boros yakk
lanjut bongkar cylinder'nya, dan pasti lah banyak baret-baret di sekujur body piston dan dinding dalam cylindernya,
nih penampakan piston yang kaya di parut...
 Dinding dalam cylindernya pun ga kalah banyak parutan nya, tuh penampakannya....
rata dah.....baret-baretnya, mana dalam lagi
kemudian pindah ke bagian kanan, kompartemen kopling dan kawan-kawan, mulai dari plat kopling yang aus, dan ternyata seal oil kruk as di bak kopling pun minta jajan. tuh penampakannya
sealnya dah kelipet-lipet gitu ya...
okay...lanjut ke bagian kiri, bak magnetnya..
setelah lepaskan baut-baut pengikat bak magnet...setelah terbuka, rada kaget juga aku... koq isinya ga seperti jupiter yang lain.
ternyata, sudah banyak part-part daleman bak magnet yang di lepas waktu motor ini masih di solo.
penampakan dalam bak magnet, setelah megnet di lepas seperti ini :
Bersih...banyak yang di lepas maksudnya :D
oke, lanjut ke langkah berikutnya.
menurunkan mesin dari Frame nya.
waktu lepas ketiga baut pengikat mesin nya ada 1 baut yang patah, dan 1 lagi rusak kepalanya....huft..
nambah lagi deh daftar belanja si maroon.
Sh#t.... pake patah lagi bautnya -_-
Oke... berarti tinggal nunggu si empunya untuk belanja part-part penggantinya, sembari belah mesin si maroon...
dan ternyata, si maroon ini maksain aku juga untuk nambah koleksi perkakasku, untuk melepas baut pengikat gear botolnya, harus beli kunci L4 baru sih :D
tapi ga papa lah, kan jadi tambah kumplit isi toolbox ku nanti :)

karena pengerjaan si maroon ini butuh waktu lumayan panjang, ku bagi jadi beberapa tulisan aja yaa...
biar ga bosen nunggu...
nih, bonus kali ini. :



biar ga bosen nunggu, berendem dulu yee





Gara-Gara Selingkuh dan Hasil Akhirnya

Tulisan ini lanjutan dari tulisan sebelumnya tetang Selingkuh.
Nah, setelah perselingkuhan kemaren, ternyata belum ku ulas tentang performa dari knalpot baru
babyblue.
Oke, point pertama yaitu output suara, Suara yang dihasilkan dengan pengaplikasian silencer Satria FU original ini, pastinya lebih senyap daripada knalpot standar jupiter Z yang di bobok dan di buang sekat-sekatnya. Walaupun sudah di redam dengan saringan dan di bungkus Glaswool putih, yang lebih tahan panas. Jadi, intinya suara output'nya tidak melebihi ambang batas yag di perbolehkan.
Yah, kalo menurut peraturan pemerintah sih seperti ini..:
"Peraturan pemerintah yang bersinggungan dengan masalah ambang batas noise knalpot adalah Peraturan Menteri Negara Lingkungan hidup, dimana diketahui pada Tahap kedua nanti untuk motor tipe 80 cc ke bawah sebesar 77 db, lalu 80-175cc sebesar 80 db, dan 175cc ke atas sebesar 83 db."
meskipun, belum ku ukur dengan decibelmeter juga sih :p
tapi, menurut hematku, kalau dipakai di mesin dengan kubikasi 150cc aja ga melanggar ambang batasnya, berarti...di mesin babyblue lebih rendah lagi lah output nya, kan kubikasi jupiter Z cuma 110cc :D

Point kedua nya, tentang performa.
performa penggunaan knhalpot ini, tenaganya meningkat halus dari bukaan awal gas, sampai ke pertengahan. tapi, dari pertengahan sampai bukaan gas lebih tinggi lagi, tenaga'nya lebih bengis daripada waktu pakai knalpot standard yang di bobok.

Dan, trek yang kupakai untuk test performa pun lumayan panjang, yaitu jalur pantai utara jawa :D
sekalian pas touring mudik lebaran kemaren sih :D dari tangerang sampai kota solo di jawa tengah..

oke...skip cerita perjalanan nya, lanjut ke masalah-masalah yang kualami.
mulai dari olie pelumas mesin yang tinggal separuhnya, sampai bearing roda depan yang hancur :sad:
nih, penampakan bearing roda depan yang hancur.:
bearing hancur karena karat sih.
Untung aja ketahuan waktu nyuci si babyblue, langsung aja keringin motor dan berangkat ke bengkel di deket rumah di solo, yang kebetulan masih buka.. padahal dah hampir jam 5 sore, dan pemilik bengkel pun sudah siap-siap untuk tutup.
kutebuslah sepasang bearing roda depan Jupiter Z dengan kode bearing 6300, seharga 40 ribu rupiah.
bawa pulang, dan bongkar sendiri roda depan nya,
untung di solo masih ada kunci-kunci peninggalan mendiang bapak, yang tersimpan rapi di tool box.
pasang, dan babyblue siap untuk berangkat ke tangerang lagi.
dapet juga bearing Originalnya.
Esok paginya, jam setengah lima pagi,  tanggal 5 agustus, aku berangkat dari solo menuju tangerang.
perjalanan yang mengasyik kan nih. menikmati segarnya udara pagi di daerah boyolali sampai ke semarang.

waktu mulai masuk kota semarang, mulai timbul suara nembak-nembak dari area belakang, ku lirik dari kaca spion, pikirku pastilah dari motor matic di sebelah, soalnya kalau motor matic nembak-nembak kan dah biasa tuh.
sampai di daerah mangkang-lepas kota semarang, sial datang menerpa.. sh#t umpatku dalam hati, karena tiba-tiba tanpa aba-aba, las-lasan pipa knalpot putus otomatis suara jadi ga karu-karuan, dan drop nya performa mesin motorku.
mana perjalanan masih jauh, masih 500km lebih sampai ke tangerang... huft..
pinggirkan motor, dan clingak-clinguk cari orang yang bisa di tanyain lokasi bengkel las.

eh, malah nemu batu baterai bekas ukuran "A". ku pungut aja baterai ini, dengan maksud untuk ku ambil lapisan seng luarnya.
setelah lapisan seng pembungkus baterai bekas bisa ku ambil, bingung juga gimana nyambung nya.
akhirnya, ku tanya pada penduduk sekitar lokasi toko matrial...(lhoo, koq malah tanya toko matrial bukannya bengkel )
karena, di toko material, aku bisa beli klem selang ukuran 1" untuk menyambung sementara pipa knalpotnya. dan ternyata ada toko material di depan sekitar 200mtr.
setelah beli tiga buah klem selang, ukuran 1". ku pasang lah seng pembungkus bateray tadi untuk menyambung dan membungkus pipa knalpot yang putus.
seperti ini ku sambung pipa yang patah :
akal-akalan McGyver nih :p

nih satu lagi tampilan sambungan temporer nya.
setelah di klem cukup kuat...setel sedikit karburatornya, agar tidak nembak-nembak parah dari knalpotnya, kulanjutkan perjalanan.
tapi ga bisa lagi gas poll sepanjang jalan, Karena, tiap kali buka gas terlalu besar, waktu nurunin gas pasti ada letupan dari knalpot, dan takut'nya malah bikin pengendara lain kaget dan hilang konsentrasi.
terpaksa lah jalan pelan-pelan dari semarang sampai tangerang. pffftttt. nasib-nasib (-_-)

Nah, koq malah timbul ide gila lagi..
gimana nanti kalau kusambung lagi pipa knalpot yang putus ini, tapi di tambah dengan sambungan pipa yang lebih besar, jadi biar mirip-mirip dengan rancangan Powerbomb atau Megabomb yang sering di pakai di motor-motor garuk tanah.
dan pasti ada maksud tertentu dari penggunaan Powerbomb dan Megabomb ini.
patent picture dai Powerbomb dan Megabomb
Setelah sampai di tangerang, langsung aja kucari referensi tentang system header knalpot ini.
apa tujuan dan keuntungan yang bisa di dapat. bisa ga kira-kira kalau di aplikasikan ke motor harian, (yang kebanyakan dipakai belanja ke pasar sih ).
setelah dapat referensinya, juga keuntungan yang bisa di raih dengan penambahan bentuk ini, langsung ke bengkel knalpot untuk claim putusnya las-las'an pipa.. dan..hehehhehe minta dibikinin sambungan tambahan seperti ini :
manteb juga kalo bisa seperti ini hasil las nya
Tenyata, di bengkel lagi penuh loading kerjaannya, terpaksa knalpot harus ku tinggal. dan di pinjami knalpot standard milik bos nya :)
dan di janjikan 3-4hari kemudian bisa di ambil.
Intermezzo : ada juga ya air mineral kaya bensin gini. RON88 cuyy :p
Tiga hari berikutnya, kebengkel lagi untuk ambil dan pasang knalpot babyblue, tentunya sudah di pasang sambungan dengan desain meniru Powerbomb dari produsen knalpot garuk tanah FMF.
nah, review setelah di pasang powerbomb ini, ternyata torsi di putaran bawah meningkat.
ga sehalus waktu masih pipa polos. dan, asiknya lagi konsumsi bbm nya pun tetap irit lho..

yakk, segitu dulu deh cuap-cuap'nya,
capek juga ngetik panjang-panjang gini cerita pengalaman bareng babyblue.
monggo kalau mo di komentari dan di caci :)

Bonus......
hmmmmmm, apa bonus kali ini ya ???
udah capek selingkuhnya ???  :p

Selingkuh itu (Kadang-Kadang) Indah

Selamat bertemu lagi di bahasan kali ini..
Kali ini, aku ingin berbagi pengalaman tentang perselingkuhan :D
#Lhoo....koq malah nyerempet-nyerempet bahaya ?
tenang... kali ini yang di bahas bukan selingkuh dengan wanita idaman lain koq...
tapi tentang selingkuh-nya part dari pabrikan lain ke motor ku si babyblue.

Oke, segitu dulu preambule nya...
trus, apa tuh part yang selingkuh ke babyblue ?
kali ini, part pabrikan lain yang bakal nemplok ke babyblue adalah Silencer original Suzuki Satria FU keluaran lawas, yang belum di lengkapi dengan moncong plastik.
ku tebus Silencer FU lawas Original ini cukup mahal juga, karena harganya diatas Rp 200.000,-
nah, agar bisa terpasang sempurna, ada beberapa part yang harus di siapkan,
pertama adalah Flange / Flens dusukan pengikat Silencer dengan pipa knalpot yang akan kita gunakan.
berikut ini penampakannya :
Flange dari matrial MS
Flange yang di pakai menggunakan material MS plate t:4mm.
Outside diameter 90mm ; Inside Diameter 50mm ; dan sekalian kita buatkan lubang baut dengan ukuran 3 x diameter 6mm PCD (Position Center Diameter ) 75mm
Silencer FU lawas keluar dari dus'nya
Setelah Flange siap, tinggal bawa Flange dan Silencernya ke bengkel Knalpot langganan di sekitar daerah Curug, tangerang dan order pipa knalpot yang kita mau, tentunya di sesuaikan dengan spec mesin babyblue.
Untuk Pipanya menggunakan Material Stainless steel pipe diameter 1" (25.4mm) dimana tebal pipanya 1.1mm, jadi diameter dalam pipanya 23.2mm
pas deh untuk spec mesin babyblue.
panjang pipa utama sekitar 60cm, di ukur dari ujung pipa yang masuk ke head cylinder,
pipa diameter1" (sorry mesinnya kotor, blum di cuci ya )
disusul lengkungan kebawah mesin, lewat dari atas pedal rem dan foot peg barnya, dan berhenti di bawah as kick starternya. panjang sampai di titik ini seperti ku tulis di atas tadi, 60cm.
lengkungan landai meliuk-liuk
baru dari ujung pipa 1" ini, disambung lagi dengan pipa konus yang membesar secara bertahap sampai diameter 50mm yang ujungnya di sambung ke flange, yang sudah ku siapkan sebelumnya.
seperti foto di bawah ini.:
keliatan kan mulai lebar ke belakang

biar lebih jelas lagi posisi flange-nya
Okay... setelah jadi pipanya, waktunya untuk di instal ke babyblue, walaupun ternyata setelah di pasang, kurang panjang sedikit, karena bukan motor ini yang dipakai untung ngemal posisi dan panjang pipanya, tapi motor temen pemilik bengkel knalpotnya.
berhubung penasaran dengan performa dan suaranya.
kupaksa si pemilik bengkel untuk tetap pasang knalpot baru ini. (dan inilah sumber masalah berikutnya )
Not bad lah tampilannya..
Beginilah tampilan akhir babyblue dengan knalpot barunya, yang mana suaranya lebih adem dari knalpot bawaan babyblue yang sudah ku bobok dan ku buang sekat-sekatnya.
dan bisa ku bilang juga akhirnya, bahwa "Selingkuh itu (kadang-kadang) Indah"
asal, perselingkuhan yang berkonotasi Positif tentunya.
Hasil perselingkuhan yang Indah
Oke deh....segitu dulu cerita ngalor-ngidulnya..
di persilahkan kalau mau di komentari atau di caci :)

Bonus ???
Tetep ada koq :p
Ohh...gitu ya... Sudah berani selingkuh rupanya... :p

Pengikut